Cara Memperbaiki Suspensi Mobil Rusak yang Akurat

Cara Memperbaiki Suspensi Mobil Rusak yang Akurat

Anda ingin tahu bagaimana cara memperbaiki suspensi mobil rusak?

Setelah sebelumnya kita sudah mempelajari bagaimana gejala suspensi mobil rusak dan apa efek buruk mengabaikan suspensi mobil rusak, memahami cara memperbaikinya tentu perlu diketahui lebih lanjut lagi agar masalah ini bisa diatasi.

Artikel ini akan bahas bagaimana cara memperbaiki suspensi mobil rusak yang tepat untuk Anda lakukan.

Cara Memperbaiki Suspensi Mobil Rusak

Ini beberapa cara memperbaiki suspensi mobil rusak yang bisa Anda lakukan:

  1. Ganti Shock Absorber

Shock absorber atau peredam kejut adalah komponen krusial dalam sistem suspensi mobil.

Fungsinya adalah untuk menyerap getaran dan goncangan saat mobil melaju di jalan yang tidak rata.

Ketika shock absorber mengalami kerusakan atau keausan, mobil akan terasa sangat tidak nyaman saat berkendara, terutama di jalan yang bergelombang atau berlubang.

Untuk mengganti shock absorber, pertama-tama periksa kondisinya dan pastikan bahwa itulah sumber masalahnya.

Jika ya, pilihlah shock absorber baru yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.

Pemasangan shock absorber yang baru akan meningkatkan kinerja suspensi dan membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman.

Penting untuk memperhatikan bahwa penggantian shock absorber sebaiknya dilakukan secara berpasangan (kedua sisi depan atau belakang) untuk menjaga keseimbangan dan performa mobil.

Jangan lupa untuk melakukan pengecekan dan penyesuaian kembali setelah penggantian, agar suspensi mobil berfungsi dengan optimal.

  1. Periksa dan Ganti Per serta Baut Suspensi

Per dan baut suspensi merupakan bagian penting dalam sistem suspensi mobil.

Per berfungsi untuk menyerap dan meredam getaran, sementara baut menjaga komponen suspensi tetap terpasang dengan aman.

Jika per atau baut suspensi mengalami kendor atau kerusakan, suspensi mobil tidak akan berfungsi dengan baik, yang dapat menyebabkan mobil terasa tidak stabil saat berkendara.

Lakukan pemeriksaan berkala pada per dan baut suspensi.

Periksa apakah ada tanda-tanda keausan, keretakan, atau korosi.

Jika ditemukan masalah, gantilah dengan komponen baru yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.

Pastikan pemasangan dilakukan dengan benar dan baut dikencangkan dengan torsi yang tepat.

Pemeliharaan rutin pada per dan baut suspensi akan membantu menjaga kinerja suspensi mobil dan menghindari masalah yang lebih serius di masa depan.

Jangan lupa untuk melakukan pengecekan dan penyesuaian kembali setelah penggantian, agar suspensi mobil berfungsi dengan optimal.

  1. Periksa dan Ganti Bushing Suspensi

Bushing suspensi adalah komponen yang terbuat dari karet atau poliuretan yang berfungsi untuk menyerap getaran dan memberikan dukungan pada komponen suspensi.

Bushing yang aus atau rusak dapat menyebabkan suspensi mobil terasa tidak nyaman dan berisik saat melaju di jalan yang tidak rata.

Periksa bushing suspensi secara berkala untuk melihat apakah ada tanda-tanda keausan atau kerusakan.

Jika ditemukan, gantilah dengan bushing baru yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.

Pergantian bushing suspensi akan membantu menjaga kinerja dan kenyamanan suspensi mobil.

Penggantian bushing suspensi bisa menjadi pekerjaan yang rumit, tergantung pada desain dan konfigurasi suspensi mobil Anda.

Oleh karena itu, disarankan untuk membawa mobil Anda ke bengkel yang memiliki peralatan dan keahlian yang tepat untuk melakukan pekerjaan ini.

  1. Ganti Per dan Baut Stabilizer

Stabilizer bar atau stabilizer link adalah komponen yang berfungsi untuk menjaga kestabilan mobil saat melaju di jalan yang bergelombang.

Per dan baut stabilizer yang rusak atau aus dapat menyebabkan suspensi mobil menjadi tidak nyaman dan mengurangi stabilitas saat berkendara.

Jika Anda mengalami masalah dengan stabilizer bar, pertama-tama periksa kondisi per dan baut stabilizer.

Jika ditemukan kerusakan atau keausan, gantilah dengan komponen baru yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.

Penggantian per dan baut stabilizer akan membantu menjaga kinerja dan kenyamanan mobil Anda.

Pemasangan komponen stabilizer yang baru sebaiknya dilakukan oleh profesional untuk memastikan bahwa semuanya terpasang dengan benar dan sesuai dengan spesifikasi pabrikan.

Setelah pemasangan, lakukan pengecekan dan penyesuaian kembali agar mobil Anda kembali stabil dan nyaman untuk dikendarai.

  1. Ganti Per dan Baut Strut

Strut adalah komponen penting dalam sistem suspensi mobil yang berfungsi untuk menopang beban mobil dan menyerap goncangan saat melaju di jalan.

Per dan baut strut yang aus atau rusak dapat menyebabkan suspensi mobil menjadi tidak nyaman dan mengurangi stabilitas saat berkendara.

Jika Anda mengalami masalah dengan strut, lakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah perlu diganti.

Jika ya, pilihlah strut baru yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.

Penggantian strut akan meningkatkan kinerja suspensi dan membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman.

Penggantian strut sebaiknya dilakukan secara berpasangan (kedua sisi depan atau belakang) untuk menjaga keseimbangan dan performa mobil.

Pastikan untuk melakukan pengecekan dan penyesuaian kembali setelah penggantian, agar suspensi mobil berfungsi dengan optimal.

  1. Menghindari Benturan Permukaan Jalan

Salah satu cara untuk memperpanjang umur suspensi mobil adalah dengan menghindari benturan dengan permukaan jalan yang tidak rata, seperti lubang atau polisi tidur.

Berkendara dengan hati-hati dan menghindari rintangan ini dapat mengurangi tekanan pada suspensi mobil dan membantu menjaga kinerjanya.

Selain itu, cobalah untuk mengurangi kecepatan saat melewati jalan yang tidak rata.

Berkendara dengan kecepatan yang lebih rendah akan memberikan lebih banyak waktu bagi suspensi untuk menyerap getaran dan mengurangi dampak pada komponen suspensi.

Menghindari benturan dengan permukaan jalan tidak hanya membantu menjaga kinerja suspensi, tetapi juga dapat mengurangi risiko kerusakan pada komponen lainnya, seperti ban dan velg mobil.

Oleh karena itu, selalu berhati-hati saat berkendara di jalan yang tidak rata.

  1. Spooring Rutin

Melakukan spooring secara rutin adalah langkah penting dalam pemeliharaan suspensi mobil.

Spooring adalah proses penyetelan sudut roda agar sesuai dengan spesifikasi pabrikan.

Jika sudut roda tidak pas, maka akan menyebabkan getaran dan sejenisnya yang dapat membuat suspensi bekerja lebih keras.

Spooring rutin akan membantu memastikan bahwa roda mobil Anda selaras dengan benar, yang akan mengurangi keausan pada ban dan suspensi.

Ini juga dapat meningkatkan kenyamanan dan stabilitas saat berkendara, serta meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Dianjurkan untuk melakukan spooring setidaknya sekali setahun atau setelah mobil mengalami benturan keras, seperti menabrak lubang atau trotoar.

Hal ini akan membantu menjaga kinerja suspensi dan memastikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.

  1. Pasang DOMO Buffer di Bagian Suspensi

Setelah melakukan berbagai cara memperbaiki suspensi mobil di atas, pastikan juga untuk jaga kondisi suspensi mobil agar tak rusak kembali.

Salah satu cara paling efektif untuk cegah suspensi mobil rusak adalah dengan pasang DOMO Buffer.

DOMO Buffer adalah spring buffer dari Dokter Mobil yang bisa meredam suspensi mobil dari hentakan saat mobil lintasi jalanan rusak hingga tikungan, sehingga mobil tak akan limbung dan suspensi mobilnya tak akan menghentak dengan keras.

Sehingga kinerja suspensi mobil tak cepat rusak dan mobil lebih nyaman saat digunakan.

Tapi karena banyak dinanti, DOMO Buffer seringkali kehabisan stoknya karena banyak dipesan.

Jadi agar Anda tak kehabisan stok, pastikan amankan stoknya dengan pesan sekarang via WhatsApp di 0813-1886-1546 (atau klik di sini), yuk!

Similar Posts